Kamis, 05 Januari 2012

Komponen-Komponen Ekosistem



Perhatikan Gambar diatas! Menurut Kamu gambar apakah itu? Dalam ekosistem tersebut, dapatkah kamu menyebutkan makhluk hidup dan benda tak hidup yang ada di dalamnya?
Gambar tersebut menunjukkan salah satu contoh ekosistem  taman. Yang terdiri dari bunga, rumput, burung, rusa ulat, bahkan  jasad renik yang tidak tampak oleh mata telanjang merupakan  makhluk hidup. Ssedangkan mahluk tak hidup yang nampak pad gambar tersebut yaitu seperti batu, udara, dan tanah. Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa komponen-komponen ekosistem dibagi menjadi dua yaitu :
a.       Komponen Biotik
Makhluk hidup itu yang disebut komponen biotik (bio = hidup). Komponen biotik suatu ekosistem meliputi berbagai jenis makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan dan mikribiologi lainnya.Berdasarkan  tingkatan trofiknya, komponen biotik dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :
    produsen  à  mahluk hidup autotrof ( dapat menyusun makanannya sendiri) Semua jenis tumbuhan hijau termasuk produsen, karena Tumbuhan hijau dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Namun ada tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil maka kebutuhan makanannya tergantung organisme lain karena tidak dapat berfotosintesis, misal : tali putri.
     konsumen  à mahluk hidup Heterotrof  (suatu organisme tidak dapat membuat makanannya sendiri) Berdasarkan tingkat memakannya, terbagi menjadi:
-      Konsumen I atau primer: organisme yang makan produsen (tumbuhan hijau)
-      Konsumen II atau sekunder: organisme yang makan konsumen I atau primer.
Berdasarkan jenis makanannya, konsumen sebagai organism heterotrof dibagi menjadi:
-     Herbivora: hewan pemakan tumbuhan Contoh: kerbau, kambing, belalang.
 
-     Karnivora: Hewan pemakan daging, Contoh: anjing, elang, harimau.
 
-      Omnivora: hewan pemakan segalanya, Contoh: tikus, ayam, luwak.

 
   Dekomposer  à (pengurai)  Merupakan mikroorganisme yang menguraikan senyawa organic atau bahan makanan yang ada pada sisa organisme menjadi senyawa an organik yang lebih kecil. Pengurai biasanya dari golongan jamur dan bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan mereka memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang telah mati. Hasil penguraian ini berupa zat mineral yang akan meresap ke dalam tanah. Zat mineral tersebut akan diambil tumbuhan.

b.      Komponen Abiotik
Komponen abiotik (a = tidak, bio = hidup) terdiri dari Komponen benda tak tak hidup, berfungsi menyediakan tempat hidup, makanan, dan kondisi yang diperlukan oleh mahluk hidup, sehingga sangat memengaruhi jenis komponen biotik yang dapat hidup. Antara lain :
-       Air
   Beberapa organisme seperti ikan, lumba-lumba dan alga beradaptasi hidup di air, tidak di daratan, tetapi organisme-organisme tersebut tergantung pada air lebih dari hanya sekedar tempat hidupnya. Air membantu seluruh makhluk hidup melangsungkan proses-proses penting dalam hidupnya seperti pencernaan makanan dan membuang bahan-bahan yang tidak diperlukan oleh tubuh.

-       Tanah
Tanah adalah faktor abiotik yang dapat mempengaruhi tumbuhan dan organisme lain dalam ekosistem. Tanah disusun dari komponen-komponen tanah. Komponenkomponen tanah ini disusun oleh kombinasi mineral-mineral, air, udara, dan bahan organik yang merupakan hasil penguraian dari bagian tumbuhan atau hewan. Perbedaan jumlah mineral, bahan organik, air, dan udara akan menghasilkan tanah dengan jenis yang berbeda pula.
Tanah yang berbeda memiliki perbedaan unsure penyusun dan kondisi untuk organisme. Jika kamu pernah mengunjungi toko yang menjual perlengkapan kebun, kamu dapat menjumpai segala macam bahan yang dapat ditambahkan pada tanah untuk memperbaiki jenis tanah seperti kompos, pupuk kandang, sekam padi, dan serbuk gergaji. Bahan-bahan itu ditambahkan ke dalam tanah agar sesuai dengan jenis tumbuhan yang ditanam. Di lain waktu, galilah tanah, lihatlah tanahnya, apakah kering? Tidakkah terdapat sisa-sisa daun yang telah gugur dan mulai membusuk? Terasa lengket atau remah dan mengandung udara? Lakukan kegiatan Lab Mini 9.2 untuk mengamati ciri-ciri tanah.
-       Suhu
Temperatur juga menentukan organisme apa yang dapat hidup di tempat tertentu. Bagaimana tumbuhan teratai dapat hidup seperti ditunjukkan pada Gambar 9.12. Bandingkan dengan tumbuhan yang tumbuh di lereng gunung. Prediksilah apa yang akan terjadi jika organism di lereng gunung dipindahkan ke daerah bersuhu panas misalnya pantai. Perubahan temperatur akan sangat mempengaruhi organisme yang ada. Ikutilah Kegiatan 9.4 untuk melihat pengaruh perubahan temperatur terhadap ikan.

-       cahaya matahari
Matahari merupakan sumber energi utama di bumi. Energi matahari dipancarkan ke segala arah dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Sebagian dari energi ini menembus atmosfer menimpa permukaan bumi dan diserap oleh daratan dan lautan. Energi ini kebanyakan kembali lagi ke atmosfer dalam bentuk panas. Energy dari matahari inilah yang menyebabkan tumbuhnya mahluk hidup dibumi, mengingat pengaruhnya yang sangat vital.

-       Kelembapan
Kelembaban udara menunjukkan banyaknya uap air yang terkandung dalam massa udara pada saat dan tempat tertentu.

Selanjutnya Sekarang apakah peran kedua komponen itu  dalam ekosistem?
Manusia dan organisme lain dalam ekosistem membutuhkan energi untuk melangsungkan kehidupannya. Sumber energi utama di bumi adalah matahari. Matahari merupakan sumber semua energi yang tersedia pada seluruh ekosistem. Bagaimana peran organisme dalam perpindahan energi dalam ekosistem? Ikutilah uraian berikut yang akan membahas peran organisme pada aliran energi di ekosistem.
Tumbuhan hijau mampu mengubah energi ke dalam bentuk makanan selama fotosintesis. Fotosintesis ini terjadi karena tumbuhan mengandung klorofil yang mampu menangkap energi matahari. Manusia dan organisme lain yang tidak memiliki klorofil tidak dapat melakukan fotosintesis, sehingga untuk mendapatkan energi tergantung pada tumbuhan, baik secara langsung atau tidak langsung. Tumbuhan adalah contoh organisme yang mampu membuat makanan mereka sendiri, sehingga dikenal sebagai organisme autotrof. Autotrof adalah organism yang dapat menyusun makanan sendiri. Tumbuhan dikenal sebagai fotoautotrof karena mereka menggunakan energy sinar untuk menghasilkan makanan melalui fotosintesis. Contoh organisme fotoautotrof adalah Tumbuhan Palem raja. Mereka umumnya autotrof darat, tetapi alga dan beberapa organisme sel tunggal juga mampu berfotosintesis. Beberapa autotrof tidak dapat menggunakan sinar matahari sebagai sumber energinya. Sebagai gantinya, mereka menggunakan cadangan energi dalam senyawa.
Bila suatu organisme tidak dapat membuat makanannya sendiri, maka ia akan mendapatkan energy dengan beberapa cara. Kamu dapat mengamati bagaimana tikus makan biji-bijian. Tikus adalah heterotrof, organisme yang tergantung pada organisme lain untuk mendapatkan nutrien dan energi. Organisme lain apa yang diklasifikasikan sebagai heterotrof? Ada beberapa tipe heterotrof, Organisme yang hanya makan tumbuhan atau produsen disebut herbivor. Organisme yang hanya makan hewan disebut karnivor. Organisme yang makan baik produsen dan konsumen dikenal dengan omnivor.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright (c) 2010 EKOSISTEM. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.